Menjalin sebuah persahabatan merupakan sebuah anugerah yang harus dijaga. Segala suka dan duka dilalui bersama membuat hubunganmu dengan temanmu terasa begitu erat dan solid. Tentunya, hal ini tidak terlepas dari sikap dalam pertemanan yang dijaga dengan baik.
Selain itu, kamu juga perlu menghidari sikap yang tidak boleh dilakukan dalam berteman agar dapat menghargai satu sama lain. Masalah akan bisa timbul saat kamu atau temanmu melakukan sikap yang buruk. Hal ini bahkan dapat mengancam runtuhnya hubungan pertemanan kalian. Lalu, apa sajakah sikap dalam berteman yang tak boleh dilakukan?
1. Memberi julukan negatif dan membicarakan keburukan teman dengan orang lain.
Sikap dalam berteman yang tak boleh dilakukan salah satunya ialah memberikan julukan yang negatif atau terdengar buruk. Kamu dan temanmu memang bersahabat, tetapi hal itu tidak berarti kamu dapat memperlakukannya dengan semena-mena. Temanmu mungkin memang seseorang yang sangat lucu dan memiliki karakter unik, tetapi memberikan julukan negatif atau buruk kepadanya dapat membuat perasaannya tersakiti. Kamu perlu memikirkan perasaaannya atas sikap atau julukan yang kamu berikan padanya sebagai sahabatmu.
Bukan hanya memberi julukan negatif, kamu juga tidak boleh membicarakan keburukan atau aib temanmu kepada orang lain. Temanmu mungkin memiliki beberapa sifat yang tidak kamu sukai, atau mungkin hal lain yang mengganggu dirimu. Namun, itu bukan berarti kamu dapat membicarakannya dengan orang lain. Cobalah untuk bersikap terbuka pada temanmu mengenai hal-hal tersebut.
2. Suka mengkritik dan sering berbohong.
Ketika temanmu berada dalam kesulitan atau membuat kesalahan, sepantasnya sebagai teman kamu membantunya dan berdiri di sisinya. Berikan pemahaman dan dengarkan keluh kesahnya atas kesulitan dan kesalahan yang dialaminya. Jangan mengkritik dan menghakiminya sebelum kamu mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Saat mendengarkan keluh kesahnya dan memberikan saran ataupun pemahaman padanya, ingatlah untuk tidak berbohong padanya. Katakan apa yang sebenarnya ada dalam pikiranmu dan jangan menyutujui sesuatu yang kamu pikir itu bukanlah hal yang tepat. Berikanlah pendapat yang jujur. Kebenaran yang kamu katakan dapat menyelamatkannnya dari pilihan yang salah.
3. Memanfaatkan teman dan terlalu banyak ikut campur pada urusan pribadinya.
Pertemanan yang kamu miliki mungkin memang memiliki ikatan yang sangat dekat. Tapi jangan salah, meski begitu bukan berarti kamu dapat memanfaatkan temanmu untuk mendapatkan apa pun yang kamu inginkan.
Kamu mungkin secara tidak sadar memanfaatkan temanmu hingga berlebihan dan terkesan tidak sopan. Hindari sikap seperti itu dan ingatlah untuk selalu mengucapkan terima kasih atas bantuan ataupun pemberian, seperti hadiah yang diberikannya. Berikan apresiasi kepadanya untuk menunjukkan rasa terima kasih dan rasa sayang sebagai teman dekat.
Kamu juga perlu mengingat bahwa sedekat apa pun kamu dengan temanmu, jangan melewati batas personal yang dimilikinya. Temanmu juga memiliki privasi yang harus dijaganya. Hargailah hal itu dengan tidak sembarangan ikut campur pada segala urusan pribadinya.
4. Mengabaikan teman saat berbicara.
Saat dirimu sedang berbicara, tentunya kamu menginginkan perhatian dari orang yang diajak bicara, bukan? Hal ini juga berlaku pada temanmu. Ia ingin kamu mendengarkan apa yang dibicarakannya dan memberikan respons terhadap ceritanya. Tetapi, kamu justru secara tidak sadar bermain ponsel dan tidak memperhatikan apa yang temanmu ucapkan, sehingga terkesan mengabaikannya.
Kebiasaan bermain ponsel saat teman berbicara merupakan hal yang menunjukkan bahwa kamu tidak menghargai temanmu. Coba pikirkan jika kamu berada dalam posisinya, tentu kamu akan merasa marah dan kesal bukan? Oleh karenanya, hargailah temanmu saat ia berbicara. Perhatikan apa yang dibicarakan dan berikanlah respons padanya. Ingatlah untuk tidak mengabaikannya saat berbicara.
5. Mengabaikan teman saat marah, kecewa, atau kesulitan.
Tidak hanya mengabaikan saat berbicara, hindari juga sikap mengabaikan teman saat ia sedang marah atau kecewa. Cobalah untuk menempatkan dirimu pada posisi temanmu yang sedang kecewa, tetapi diabaikan.
Kamu mungkin berpikir untuk memberinya ruang sendiri agar Ia bisa tenang. Namun, itu bukan berarti kamu mengabaikannya dan tidak peduli padanya. Kamu bisa menghibur dan mendukungnya melalui chat pesan singkat. Ini akan membuatnya merasa dipedulikan dan mencegahnya berpikir pada kesimpulan yang aneh atau buruk.
6. Mudah baper dan marah dengan alasan yang tidak jelas.
Sikap lain yang mungkin secara tidak sadar kamu lakukan adalah mudah baper dan ngambek terhadap sesuatu yang tidak jelas. Kamu mungkin tidak menyukai sikap atau perkataan temanmu, tetapi jangan sampai kamu bersikap seperti itu. Kamu bisa membicarakan hal tersebut kepada temanmu.
Marah atau ngambek tanpa alasan yang jelas dapat membuat temanmu kesal dan pertemanan akan terasa tidak nyaman baginya dan dirimu sendiri. Ia juga tidak dapat mengetahui apa yang harus dilakukan dan kesalahan yang diperbuatnya. Oleh karenanya, penting untuk saling jujur membicarakan hal tersebut dengan sikap terbuka sesama teman.
7. Tidak menepati Janji.
Bagi sebagian orang yang memiliki hubungan pertemanan, menepati janji bukanlah sebuah kesulitan. Namun bagi sebagian lainnya, janji yang tidak ditepati merupakan masalah yang sering terjadi. Janji adalah sebuah hal berharga dalam menjalin hubungan pertemanan maupun hal lainnya.
Saat janji tersebut diingkari, maka akan mendatangkan kesulitan dan masalah bagi orang lain, khususnya untuk temanmu. Jika kamu sudah sering tidak menepati janji dengan temanmu, jangan heran jika Ia akan memutuskan pertemanan denganmu. Jika memang kamu tidak bisa menepati janji, maka komunikasikanlah secara jujur dengan temanmu agar ia tahu apa yang kendala yang kamu hadap